Info & Berita Terbaru

Panduan Membuat Pupuk dari Kulit Bawang
1. Kandungan Nutrisi Rendaman Kulit Bawang Kulit bawang kaya akan senyawa yang bermanfaat bagi tanaman, antara lain: - Kalium (K): Penting untuk pembentukan bunga dan buah. - Fosfor (P): Membantu pertumbuhan akar dan pembelahan sel. - Kalsium (Ca): Memperkuat dinding sel tanaman. - Magnesium (Mg): Unsur inti dalam pembentukan klorofil. - Antioksidan dan Flavonoid: Berperan sebagai agen antimikroba alami. - Saponin dan Allicin (terutama dari kulit bawang putih): Bersifat antibakteri dan antifungi, efektif sebagai pestisida. 2. Cara Membuat Rendaman Kulit Bawang Bahan: - Kulit bawang merah/putih secukupnya (sekitar 100–200 gram) - Air bersih (1 liter) - Wadah tertutup (botol atau ember kecil) Langkah-langkah: 1. Kumpulkan kulit bawang (lebih baik campuran bawang merah dan putih). 2. Cuci bersih kulit dari tanah atau kotoran. 3. Rendam dalam 1 liter air bersih. 4. Tutup wadah dan diamkan selama 1–3 hari (fermentasi ringan). 5. Saring dan simpan cairannya dalam botol untuk digunakan. Catatan: Jika ingin efek pestisida lebih kuat, tambahkan sedikit daun pepaya, tembakau, atau serai dalam rendaman. 3. Dosis dan Cara Penggunaan Sebagai Pupuk Daun: • Encerkan 1 bagian rendaman kulit bawang dengan 5–10 bagian air (misalnya 100 ml rendaman + 1 liter air). • Semprotkan ke daun tanaman seminggu sekali. Sebagai Pestisida Nabati: • Gunakan perbandingan 1:1 atau 1:2 (100 ml rendaman + 100–200 ml air). • Semprotkan ke bagian tanaman yang terserang hama atau jamur, 2–3 kali seminggu saat pagi atau sore. Tips Tambahan: • Uji dulu pada beberapa tanaman sebelum penggunaan luas. • Simpan rendaman di tempat sejuk dan hindari sinar matahari langsung. • Bisa juga ditambahkan sedikit sabun cair (1–2 tetes/liter) agar larutan menempel lebih lama di daun saat digunakan sebagai pestisida.

Provided & Maintenance By MITRATEK