Info & Berita Terbaru

Membuat Kompos Dari Sampah Dapur Di Galon, 1 Bulan Jadi, Tanpa EM4, Bau & Maggot
Nah kali ini kita akan berbagi cara membuat kompos dari sampah dapur di dalam botol plastik atau galon air mineral 15 L tanpa perlu menggunakan EM4, cukup pakai tanah galonnya bisa merk macam-macam, tapi usahakan yang berwarna bening kita buat bukaan dengan cara memotong tapi tidak sampai putus sehingga jadi seperti engsel dan juga kita buat lubang2 yang banyak ditepiannya dengan solder panas lalu kita beri tanah kira-kira setinggi 5 cm nah ini ada berbagai jenis sampah intinya agar pengomposan berjalan 2x lebih cepat sampah yg lebar harus kita potong-potong kecil seperti kulit buah maupun daun kering apapun itu potong kecil-kecil masukkan ke dalam wadah lalu beri sedikit tanah lakukan tiap hari ingat potong kecil-kecil sampahnya dan hanya gunakan sampah dari bahan tanaman, jangan masukkan sampah yang mengandung bahan hewan seperti daging dan ikan karena akan memicu belatung bahan dari hewan yg bisa dimasukkan hanya cangkang telur dan tulang yg sudah dibersihkan dari daging jangan lupa beri tanah dan aduk nah untuk sisa nasi prosesnya sedikit berbeda jangan langsung dimasukkan dalam bentuk gumpalan karena nanti ditengahnya akan kedap udara dan ditumbuhi bakteri anaerob yang menimbulkan bau jadi nasinya kita pecah2 dulu dan dicampur tanah oh ya kalau anda mengikuti langkah2 ini dengan seksama maka selama proses pengomposan tidak akan timbul bau tidak sedap, dan juga tidak ada belatung atau maggotnya untuk cangkang telur kita remukkan dulu tergantung jumlah sampah kita perhari, tapi biasanya butuh sekitar 1 minggu sampai sampahnya setinggi bukaan galonnya nah kl sudah sampai bukaan galon jangan ditambah lagi kondisi setelah 1 minggu seperti ini ini bisa kita lihat komposnya terlalu basah kalau kadar air terlalu tinggi maupun terlalu rendah pengomposan akan berjalan sangat lambat jadi ini kita aduk lalu kita sebar merata dan kita jemur seharian agar kadar airnya turun, kadar air yang ideal adalah seperti tanah yang tadi malam kena hujan, tidak basah tapi agak lembab ini setelah 2 minggu kita keluarkan dan kita aduk lagi sambil kita cek apa kadar airnya terlalu tinggi atau terlalu rendah sepertinya pas, baik kita masukkan lagi ke wadah ini setelah 3 minggu kita lihat sudah ada biji tanaman yang mulai tumbuh nah jadi penanda paling bagus apa komposnya sudah siap digunakan adalah bila sudah ada biji yang tumbuh bila belum ada biji yang tumbuh jangan digunakan penanda lainnya adalah suhunya sudah dingin, tidak hangat, warnanyapun hitam dan kalau kita cium baunya sudah seperti tanah, tidak ada lagi bau asam mudah bukan, selamat mencoba
Tips Dan Manfaat Susu Dari Biji Buah Labu
Susu dari Biji Buah Labu Cara Membuat Susu dari Biji Buah Labu Bahan: - 1 cangkir biji labu mentah (kupas) - 3–4 cangkir air (sesuai selera kekentalan) - 1 sdt vanila (opsional) - 1–2 sdt madu, sirup maple, atau kurma (opsional untuk rasa manis) - Sejumput garam (opsional) Langkah-langkah: 1. Rendam biji labu dalam air bersih selama 6–8 jam atau semalaman untuk melembutkan dan mengurangi senyawa anti-nutrisi. 2. Tiriskan dan bilas biji yang telah direndam. 3. Masukkan biji labu dan air (3–4 cangkir) ke dalam blender. 4. Tambahkan vanila, pemanis, dan garam jika digunakan. 5. Blender hingga halus (1–2 menit). 6. Saring menggunakan kain saring, nut milk bag, atau saringan halus untuk memisahkan ampasnya. 7. Simpan susu di dalam botol kaca dan dinginkan. Tahan 3–5 hari di lemari es. Kandungan Gizi Biji Labu (per 100 gram) - Protein: ~30g - Lemak sehat (omega-3 & omega-6): ~49g - Serat: ~6g - Magnesium - Seng (zinc) - Zat besi - Tembaga - Antioksidan (karotenoid dan vitamin E) Manfaat Kesehatan Susu Biji Labu 1. Kesehatan Jantung Kandungan magnesium dan lemak sehat mendukung tekanan darah dan fungsi jantung. 2. Meningkatkan Kualitas Tidur Biji labu mengandung triptofan, asam amino yang membantu produksi serotonin dan melatonin. 3. Menjaga Fungsi Prostat dan Kandung Kemih Terutama bermanfaat untuk kesehatan pria. 4. Meningkatkan Imunitas Karena kandungan zinc dan antioksidannya. 5. Baik untuk Pencernaan dan Kulit Serat dan vitamin E membantu proses pencernaan dan kesehatan kulit.

Provided & Maintenance By MITRATEK